Rabu, 10 April 2013

Puisi Karya Juminda Aulia R


Puisi Untuk Bunda
Sekian lamanya ak pergi
meski kepergianku engkau restui
entah mengapa sampai kini
rasa ini menyayat hati
kini kita terpisah samudra
yang ku pinta
hanya seuntai doa
agar bunda senantiasa
dlm lindunganya
disaat engkau berbaring sakit
putrimu ingin menangis dan menjerit
ingin segera ku gayung rakit
pergi ke kaki bukit
ku tak bisa berikan intan permata
ku punya kasih tanpa kata
kuingin engkau selalu senyum bahagia
tanpa derita yang menyesakan dada
Karya : Juminda Aulia R (15)



Mengenang Ramadhan


Kedatangan ramadhan
Bagai Seindah bunga di jambangan
Tetapi Ramadhan tetaplah hari
Yang kadang kala seperti hari terakhir
Mungkin saja Hari terakhir
Untuk mendekatkan diri pada illahi
Kita mungkin tidak lagi bertemu ramadhan
Batas usia kita memang di tentukan
Yang di atas
Tetapi Ramadhan seperti:
Putri Raja memakai gelang
Gelang di pakai berlapis intan
Mungkin saja intan tersebut
Tidak pernah di raih lagi
Tapi kita tetap bersatu
Mati satu tumbuh seribu
Karya : Juminda Aulia R (15)